Skip to main content

Resep Lepet Jagung




Ini dia, makanan favorit saya sejak kecil hingga sekarang. Manis, gurih, hmm...sedap lah pokoknya.... Anak-anak juga suka banget. Bahan-bahannya mudah didapat, bikin adonannya juga mudah. Yang agak susah membungkusnya. Perlu sering berlatih biar bisa rapi... Just give it a try..^^

Bahan-bahan :
  • 5 buah jagung muda, parut (lebih enak jagung manis)
  • 150 gram kelapa parut
  • 100 gram gula pasir
  • 1/4 sendok teh vanili
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3 sendok makan tepung kanji atau tepung maizena
Cara membuat :
  1. Campur semua bahan, aduk hingga rata.
  2. Ambil 2 lembar kulit jagung, lalu letakkan 2 sendok makan adonan tadi, gulung rapi, lipat tiap ujungnya dan staples. Lakukan terus sampai adonan habis.
  3. Kukus selama 30 menit hingga matang, angkat, dinginkan, gunting ujung-ujungnya agar staples terbuang.  Sajikan

Tips:
  • Jika anda memiliki food processor, jagung tidak perlu diparut, cukup diserut saja, lalu masukkan semua bahan ke dalam food processor dan...voila! tinggal bungkus...:)
  • Jika adonan masih terlalu berair dan susah dibungkus, boleh ditambahkan tepung sedikit lagi.


Comments

  1. Dear ellieshilton, thanks for visiting my blog. Your comment is really encouraging. God bless u too ^^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tembang Girisa, Nasehat dan doa bagi generasi muda dari leluhur Tanah Jawa

"Semar: sebagai figur penasihat, selalu berpihak kepada golongan Ksatria. Sebenarnya dia adalah Dewa yang ngejawantah (menjelma) menjadi manusia, dan selalu sebagai abdi, tetapi nasihat-nasihatnya selalu baik. Apabila seorang Ksatria akan menyeleweng, Semar pasti tampil menasihati dan selalu akan dituruti. Bila nasehatnya tidak diikuti, sang Ksatria akan menemui halangan."

Kajian R A S A

credit Inilah yang namanya keterusan. Berawal dari postingan status di fesbuk, akhirnya menjalar jadi kajian yang lebih luas dan dalam lagi.

Dokumentasi pengalaman hidup - Patilasan (Wejangan VI - VII)

credit Selamat pagi , Sebelumnya saya perlu mohon maaf, karena saya termasuk blogger yang tidak produktif, tidak ajeg menulis. Bayangkan saja, saya baru bisa posting lagi setelah satu tahun! Karenanya saya maklum sekali kalau para pemerhati blog ini banyak yang kecewa, karena ketika diintip ternyata